• iconJln Taman Siswa Padang No.9

iconfeunitas@gmail.com

icon

Need Help? call us free

(0751) 40020
No Images

KULIAH UMUM FAKULTAS EKONOMI UNITAS PADANG

MENUMBUHKAN SEMANGAT ENTREPRENEUR YANG BERKARAKTER DAN BERBUDAYA

Pada hari Jumat tanggal 11 Mei 2018 Fakultas Ekonomi Universitas Tamansiswa Padang melaksanakan kuliah umum dengan tema Menumbuhkan Semangat Entrepreneur Yang Berkarakter Dan Berbudaya bagi mahasiswa. Kuliah umum ini bertujuan untuk mempersiapkan alumni sebagai entrepreneur handal yang berperan dalam membuka lapangan usaha baru, sehingga berdampak dalam pengurangan angka pengangguran dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Yang menjadi narasumber atau dosen tamu dalam kuliah umum ini adalah Ibu Julia Agusta,SE (Ketua Leon Agusta Institute) dan didampingi oleh Bapak Hafrizal Okta Ade Putra, SE,MM sebagai moderator.

Bapak Sepris Yonaldi sebagai Dekan FE-Unitas Padanga menyampaiakn, bahwa kuliah umum ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan minimal 2 kali setiap semester di Fakultas Ekonomi. Kuliah umum ini sesuai dengan Visi Unitas Padang, yaitu : Menjadi Asean Entrepreneurial University yang Berkarakter Ketamansiswaan pada tahun 2040. Beliau mengatakan, bahwa saat ini indonesia masih menjadi negara konsumtif, sehingga sulit untuk menjadikan Indonesia sebagai negara produsen dengan hanya memiliki lebih kurang 1.80 % pelaku usaha. Salah satu cara untuk menjadikan Indonesia sebagai negara produsen adalah dengan melibatkan perguruan tinggi dalam mencetak pengusaha- pengusaha handal yang mampu bersaing dalam pasar global.

Ibu Julia Agusta sebagai dosen tamu mengatakan, bahwa Sebagai bangsa, sekarang saatnya mewujudkan amanat Bung Hatta yang harus diupayakan bersama-sama dalam semangat sebagai negara kultural. Sebab kebudayaan bukanlah seperti yang sering dibatasi pengertiannya sebagai produk kesenian atau hiburan. Tetapi merupakan sistem nilai, cara berpikir yang tumbuh dan mengakar di tengah masyarakatnya, menuju perubahan pada kondisi-kondisi yang lebih baik, dengan unsur-unsurnya; adat-istiadat, norma-norma, nilai-nilai, etika, dan estetika. Dalam semangat sebagai negara kultural, cita-cita ini sepatutnya diselenggarakan dalam etika budaya; saling menghormati, saling percaya, bersama bekerja untuk kemajuan bersama.

Kini yang bisa kita lakukan adalah, memberikan keikhlasan kita sebagai rakyat dengan mewujudkannya dalam bahasa kerja bersama untuk kesejahteraan. Membangun bangsa dari akar bumi Indonesia, rakyat. Memperkokoh bangsa dengan kemandirian rakyat. Saatnya memilih menjadi entrepreneur dengan jatidiri adat-istiadat, norma-norma, nilai-nilai,P etika, dan estetika sebagai sistem nilai, cara berpikir dalam kita bekerja membangun kesejahteraan bersama.